Spatial Analysis of Landslide Vulnerability Using Weighted Overlay Based on GIS in Balik Bukit

  • Stefano Wahyudi
    Universitas Lampung
  • Azizah Dea Putri
  • Liana Sinaga
  • Aprido Lumbanraja
DOI: https://doi.org/10.23960/jesr.v8i1.260
Keywords Balik Bukit, Disaster Mitigation, GIS, Landslide Susceptibility, Weighted Overlay
Abstract Views (Last 12 Months)
18 Abstract Views
9 Downloads

Abstract

Balik Bukit District in West Lampung Regency is an area with high susceptibility to landslides, which are difficult to predict and pose significant threats to human safety. This study aims to comprehensively map landslide vulnerability zones as a foundation for mitigation strategies. The method used is the Weighted Overlay approach based on Geographic Information Systems (GIS), analyzing eight triggering parameters: slope steepness, slope aspect, slope length, lithology, distance from faults, soil type, soil depth, and rainfall. The research produced a risk map classifying the study area into three categories: low risk (4,878.442 ha), moderate risk (8,487.104 ha), and high risk (1,230.959 ha). Slope steepness was identified as the most dominant factor. This map is expected to serve as a strategic guide for the government and local communities in developing adaptive spatial planning and more effective disaster mitigation plans.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Naryanto, H. S., Gaffar, E. Z., & Nugraha, A. (2019). Analisis kejadian longsor dan upaya mitigasinya di Indonesia. Jurnal Alami: Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana, 3(2), 1–10.

Setyawan, A., Sutikno, S., & Prasetyo, Y. (2020). Pengaruh faktor geomorfologi terhadap kejadian longsor di wilayah pegunungan Indonesia. Jurnal Geografi, 12(1), 45–58.

Pratama, A., & Hidayat, R. (2021). Dampak perubahan pola curah hujan ekstrem terhadap frekuensi longsor di wilayah Indonesia Bagian Barat. Jurnal Meteorologi dan Geofisika, 22(2), 89–98.

Putra, D. R., Handayani, L., & Santosa, B. J. (2020). Evaluasi parameter topografi dan geologi dalam pemodelan bahaya longsor menggunakan metode weighted overlay. Jurnal Geosains Indonesia, 5(3), 173–184.

Wijayanti, R., Sutikno, & Hadi, M. P. (2022). Analisis kerawanan longsor berbasis GIS menggunakan pendekatan multi-kriteria di daerah pegunungan Jawa Tengah. Forum Geografi, 36(1), 45–58.

Pradhita, J. Y., Rachmawati, A., & Jurusan, U. P. W. D. K. (2022). Pemetaan risiko bencana tanah longsor di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Planning for Urban Region and Environment.

Susetyo, J. A., Astutik, S., Kurnianto, F. A., Nurdin, E. A., & Pangastuti, E. I. (2023). Pemetaan daerah rawan bencana tanah longsor di wilayah Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(4), 861–869.

Rachman, F., Nugroho, A., & Lestari, D. (2020). Pemetaan kerawanan longsor berbasis SIG sebagai dasar mitigasi bencana. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 8(2), 97–109.

Sari, N. P., Rahman, A., & Prabowo, A. (2023). Integrasi faktor geomorfologi dan hidrologi dalam pemetaan kerawanan longsor berbasis SIG di wilayah tropis basah. Majalah Geografi Indonesia, 37(2), 121–135.

Lestari, D., Siregar, D. A., & Ramadhan, R. (2023). Perbandingan metode weighted overlay dan frequency ratio dalam pemodelan kerawanan longsor. Jurnal Geomatika, 29(1), 55–67.

Hidayat, R., Kurniawan, A., & Sari, P. N. (2022). Aplikasi analisis multi-kriteria berbasis SIG untuk pemetaan kerawanan longsor. Jurnal Geomatika, 28(1), 63–74.

Rizky, M., Setiawan, I., & Nugraha, A. L. (2024). Analisis korelasi Pearson untuk menentukan pengaruh parameter morfometri lereng terhadap kejadian longsor. Jurnal Ilmu Kebumian, 9(1), 33–46.

Kurnia, R., & Setiawan, I. (2023). Validasi akurasi Digital Elevation Model (DEM) untuk ekstraksi parameter kemiringan lereng dalam pemetaan rawan bencana. Jurnal Geodesi dan Geomatika, 18(1), 45–56.

Saputra, R., Pramono, I. B., & Wibowo, A. (2021). Hubungan curah hujan dan kejadian longsor di daerah tropis basah. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 6(3), 211–220.

Utomo, B., Yulianto, F., & Sudrajat, A. (2021). Analisis spasial bahaya longsor menggunakan GIS dan metode overlay berbobot di Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Penginderaan Jauh dan SIG, 18(1), 1–12.

Basyid, M. A., & Dewi Kusumastuti, R. (2022). Penerapan weighted overlay untuk identifikasi rawan longsor di Kecamatan Ganeas dan Situraja, Kabupaten Sumedang. Seminar Nasional dan Diseminasi Tugas Akhir, 352.

BNPB. (2023). Indeks Risiko Bencana Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Sari, D. P., Nugroho, A., & Prasetyo, Y. (2020). Analisis kerawanan longsor berbasis SIG menggunakan metode weighted overlay. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 8(2), 85–96.

Putra, G. M. P. (2024). Pemetaan Kawasan Rawan Bencana Tanah Longsor Dengan Menggunakan Metode Weighted Overlay Di Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi. Jurnal Penelitian, 2(1), 88-93.

Mukhlisa, A. N., Mappiasse, M. F., & Ashari, A. S. (2023). Penerapan Metode Skoring dan Weighted Overlay dalam Menaksir Tingkat Kerawanan Longsor Kecamatan Camba, Kabupaten Maros. Gorontalo Journal of Forestry Research, 6(1), 45-56.

Wijaya, A. H., Novianti, T. C., & Rahmadi, E. (2024). Pemetaan Daerah Bahaya Tanah Longsor Di Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat Dengan Metode Weighted Overlay. Journal Of Plano Studies, 1(2), 62-71.

Hapsari, R. D., & Wibowo, S. (2022). Validasi peta kerawanan longsor berbasis GIS menggunakan data kejadian historis dan RTRW. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 10(3), 289–302.

Akbar, D., Nindya, U. S. N., & Hernandi, V, R. (2021). Analisis hubungan kekeringan meteorologis dengan kekeringan agrikultural di Pulau Lombok menggunakan korelasi Pearson. Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 9 (1),133.

Sari, M. I., Bachri, S., Utaya, S., Suharto, Y., & Masruroh, H. (2024). Analisis Spasial Kerawanan Longsor Dengan Metode AHP dan SIG Kajian Mitigasi Bencana di Mojo, Kabupaten Kediri. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(1), 1-12.

Rif'ah, K. D., Jamil, A. M. M., Suwito, S., & Kurniawati, D. (2024). Pemetaan Tingkat Kerawanan Bencana Tanah Longsor Menggunakan Metode Weighted Overlay di Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Journal of Geographical Sciences and Education, 2(4), 139-154.

Pratiwi, I., Ito, M. A., Harahap, M. A. R., & Steven, F. (2021). Pemetaan rawan longsor daerah Palu dengan metode weighted overlay. Jurnal Geosains dan Remote Sensing, 2(2), 74-81.

Santoso, B., & Wibowo, H. T. (2022). Karakteristik geoteknik dan penurunan kuat geser tanah residu vulkanik akibat saturasi air di Sumatera. Jurnal Teknik Sipil, 29(3), 211–224.

Huda, M. M., Ikhwan, M. Z., & Rendra, M. I. (2024). Pendekatan analisis spasial untuk deteksi kerawanan longsor di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. INFORMASI (Jurnal Informatika dan Sistem Informasi), 16(1).

Maryani, E., & Syahputra, D. (2023). Strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana tanah longsor berbasis kearifan lokal. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 11(2), 134-146.

Cover
Published
2026-06-01
How to Cite
[1]
S. Wahyudi, A. D. Putri, L. Sinaga, and A. Lumbanraja, “Spatial Analysis of Landslide Vulnerability Using Weighted Overlay Based on GIS in Balik Bukit”, JESR, vol. 8, no. 1, pp. 50–58, Jun. 2026.